Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts

Tuesday, June 18, 2013

Pria Ini Menukar Jasa Potong Rambut Untuk Sebuah Pelukan

vemale.com



Anthony Symers adalah seorang barber atau tukang potong rambut yang berusia 82 tahun. Ia lebih dikenal dengan sebutan Joe the Barber karena ia telah memulai 'pelayanan'nya 25 tahun yang lalu setelah menghabiskan masa kerjanya di sebuah bisnis.

Awalnya, ia hanya memberi jasanya memotong rambut untuk kerabat dekat dan keluarganya saja. Namun, ia kemudian memutuskan untuk membagikannya dengan orang lain di luar lingkungannya setelah ia terinspirasi oleh cerita yang ia dapatkan ketika sedang beribadah. Saat itu, ia begitu tersentuh kepada hidup orang-orang yang tidak mempunyai rumah. Sejak saat itu, ia bertekad untuk membuat orang-orang tunawisma tersebut menjadi lebih pantas dan seperti yang lainnya.

Ia akan memulai pelayanannya setiap hari rabu di sebuah taman di Hartford. Ia akan memasang kursinya di bawah pohon di tempat yang sama di taman tersebut. Dengan membawa baterai mobil yang ia gunakan untuk mencukur rambut klien-kliennya, ia akan dengan senang hati menukar jasanya dengan sebuah pelukan. Ini berlaku untuk siapapun, entah tunawisma atau orang lewat yang penasaran dengannya.

Tidak jarang, beberapa kliennya juga mendapatkan makan siang gratis dari gereja di mana ia beribadah. Setiap rabu, Anthony akan menjadi pemandangan yang mengharukan untuk dilihat. Di usianya yang sudah 82 tahun, ia masih saja mau membagi apa yang ia punyai yaitu kemampuannya untuk mencukur rambut dengan orang banyak yang mungkin tidak ia kenal.

Setelah selesai melakukan tugasa, ia pun bergegas membereskan segala peralatan dan memasukkannya ke dalam mobilnya. Ia selalu mengatakan, " Aku menyayangi orang-orang (tunawisma) ini. Ini adalah kasih yang sebenarnya,".

Kisah Anthony ini setidaknya mengingatkan kita betapa seharusnya kita bersyukur atas apa yang kita miliki. Di umurnya yang tidak muda lagi, Anthony bahkan masih bersyukur dengan tenaga dan kemampuan yang dimiliki dan membaginya dengan orang lain. Anda dan kita semua yang masih muda dan mempunyai tenaga lebih, sepatutnya mampu melakukan hal yang lebih lagi, bukan? Anda mungkin tidak perlu menjadi Anthony, namun mempunyai hati ikhlas seperti Anthony patut kita tiru.
(vem/dyn)

11 Pelajaran Hidup Yang Berharga

vemale.com - Agatha Yunita



Seorang kakek tua pernah bertanya, bidang apa yang saya kuasai. Kemudian, menggeleng-geleng tanda tak puas. Beliau pun berkata, "11 hal kecil ini akan menjadi pelajaranmu seumur hidup. Dan hanya apabila kau dapat menguasainya, maka semua pelajaran yang kau dapatkan di bangku sekolah itu akan berarti..."

Maka, hari ini saya akan membaginya kepada Anda. Mari mulai belajar...

Pelajaran 1. Jangan pernah lewatkan kesempatan!
Saat ada kesempatan baik di depan Anda, pertimbangkan. Jika sesuai dengan hati, dan tak merugikan orang lain, segera hampiri kesempatan itu dan kantungi. Karena kesempatan enggak datang kedua kalinya.

Pelajaran 2. Ingatlah bahwa kita punya tujuan yang sama
Jika Anda menengok ke kanan kiri, maka Anda akan menemukan bahwa banyak orang yang berusaha sama kerasnya. Bahkan karena takut ketinggalan, seringkali persaingan berjalan tidak fair. Jangan balas hal tersebut dengan kedengkian dan tindakan yang kurang bijaksana. Ingat saja bahwa sebenarnya tujuan Anda dan dia sama. Maka, berikanlah kesempatan padanya untuk melakukan sesuai dengan apa yang dia percaya.

Pelajaran 3. Buat rencana
Jangan pernah melakukan sesuatu tanpa rencana. Dan jangan pula hanya terpaku pada sebuah rencana. Ingatlah pepatah, banyak jalan menuju ke Roma.

Pelajaran 4. Jagalah kesehatan Anda
Di usia 60 tahunan kelak, mungkin masih banyak orang yang mengharapkan dan ingin mengandalkan Anda. Oleh karena itu, jagalah kesehatan dan jangan biarkan tubuh renta itu memakan semangat Anda.

Pelajaran 5. Jangan biarkan kritik menghancurkan Anda
Dengarkan kritik yang ada di sekitar Anda. Tampung yang positif dan singkirkan yang negatif.

Pelajaran 6. Milikilah harapan dan impian
Mereka yang tak pernah menggantungkan harapan dan impian setinggi langit akan kecewa. Karena ketika tak satupun dapat digapai, ia akan merasa tak mampu dan tak berdaya.

Pelajaran 7. Berpasang-pasanganlah
Manusia tak dapat hidup sendiri. Carilah pasangan Anda untuk berbagi, untuk dihormati, untuk menjaga satu sama lain.

Pelajaran 8. Jangan terburu-buru
Segala sesuatu yang terburu-buru belum tentu baik. Jadi, lakukan saja dengan cermat. Teliti setiap pekerjaan Anda, jangan mengerjakan sesuatu hanya karena memburu waktu atau jumlah. Do your best.

Pelajaran 9. Relaksasi
Ingatlah untuk berhenti sejenak dan ambil waktu untuk relaksasi ketika stress datang. Hal ini tak bisa diabaikan. Pikiran layaknya mesin yang sesekali perlu diberikan waktu untuk beristirahat. Jika dipaksa bekerja berlebihan, maka ia akan mudah rusak.

Pelajaran 10. Profesional
Apapun pekerjaan Anda nanti, lakukan dengan sepenuh hati dan profesional. Mengeluh akan gaji tak akan membantu Anda untuk maju. Tunjukkan yang terbaik, maka Anda akan diberi upah yang sepantasnya.

Pelajaran 11. Di balik hujan masih ada pelangi
Jangan biarkan jatuh dan berulang kali gagal menghentikan langkah Anda. Ingatlah, di balik kegagalan itu tentunya ada pelajaran dan pengalaman berarti yang dapat dijadikan bekal di kemudian hari.





Mereka Yang Mencapai Mimpi di Usia Tua

vemale.com



Jangan pernah berhenti bermimpi. Itulah sebuah nasehat yang selalu kita dengar dan menjadi nasehat sepanjang masa.

Sayangnya, tak semua orang berani bermimpi. Kebanyakan berdalih sudah tua, sehingga enggan punya mimpi dan memilih melanjutkan hidup yang itu-itu saja. Tak heran apabila banyak orang yang merasa bosan dengan hidupnya dan mengaku tidak bahagia.

Adalah mimpi yang sebenarnya membuat orang tetap bersemangat dan tetap hidup. Mimpi apapun saja itu, menjadi sebuah harta berharga bagi manusia. Dan saat seseorang tidak membiarkan usia menelan habis mimpinya, maka ia akan merasa hidup itu selalu bahagia dan menyenangkan.

Berikut adalah lima orang yang beruntung bisa mencapai mimpi di usia senjanya, seperti dilansir oleh Reader Digest.

Faujah Sing

Februari 2013, seorang pria bernama Faujah Sing menjadi orang tertua yang mengikuti pertandingan maraton sejauh 6,25 kilometer. Usia Faujah menginjak 101 tahun dan ia berhasil menyelesaikan pertandingan dalam 1 jam, 32 menit, dan 28 detik.

Pertandingan yang digelar di Hong Kong ini merupakan tantangan bagi dirinya. Sing telah kehilangan anak dan istrinya di usia ke-89, dan sejak itu ia termotivasi mengikuti perlombaan lari maraton.

Desiline Victor

Di usia yang ke-102, Desiline Victor mendapat julukan 'The Voting Legend'. Usia dan kondisi fisik duduk di kursi roda tidak menghalangi Desiline untuk mengabaikan pemilihan umum. Di tahun 2012 lalu, ia menghadiri pemilihan dan memakai suaranya untuk memilih. Hal ini sempat didengar oleh Presiden Obama, yang kemudian memberikan penghargaan khusus untuk Desiline.

Min Bahadur Sherchan

Membawa misi perdamaian, Min Bahadur Sherchan adalah pendaki Mt. Everest tertua di dunia. Hingga kini, ia masih mengantongi gelar dari Guinness World Record atas keberhasilannya menaklukkan gunung hingga 8,850 meter dpl pada Mei 2008 silam.

Tujuan utama Min Bahadur bukan sekedar mencari sensasi atau iseng saja, ia mengatakan lebih baik ia mati berusaha ketimbang hanya berdiam saja.

Jiro Ono

Jiro Ono memegang rekor chef tertua di dunia. Usia Jiro Ono adalah 87 tahun dan masih aktif menjadi chef. Ia juga disebut-sebut sebagai chef sushi terbaik di dunia yang kini memimpin timnya di resto bintang tiga miliknya, Michelin di Tokyo.

Sebuah film dokumenter berjudul Jiro Dreams of Sushi menceritakan bagaimana perjalanan hidup dan pekerjaan Jiro selama ini.

Ida Keeling

Bahwa kematian tak harus hanya diratapi dan membuat sedih, itu benar. Setelah kehilangan suami dan dua anaknya. Ida Keeling bangkit dari kesedihan dan mengejar mimpi.

Tahun 2012 silam, di usia yang ke 97, Ida memecahkan rekor sprint 100 meter di USA Track and Field Eastern Regional Open Championship dengan catatan waktu 51,85 detik.

Ia mengalahkan rekor sebelumnya 59,9 detik yang juga dicatat olehnya di usia 90 tahun. Ida Keeling memulai karir berlarinya di usia 67 tahun dan tetap bersinar serta bersemangat mengejar mimpi.

Di usia-usia menakjubkan, mereka melakukan apa yang menjadi impiannya dan bahkan berhasil mencapai penghargaan-penghargaan dunia.
Bagaimana dengan Anda? Apa mimpi Anda yang ingin Anda wujudkan? (vem/bee)

Thursday, July 26, 2012

Mendengar pada Suami Membawa Berkah


Ini adalah kisah inspiratif yang saya terima di email saya... menarik untuk disimak :)


Dear Tini,
Ijinkan saya berbagi cerita hari ini untuk Tini.

Saat saya menulis ini, saya sedang berada di Mega Kuningan Jakarta, tepatnya diapartment Oakwood yang memiliki lantai 46.
Saya sendiri tinggal di lantai 12 bersama suami tercinta.
Saya di sini hanya sementara, 1 bulan saja, karena sedang menyelesaikan sebuah projek di Jakarta.

Kemarin malam, saya mengajak suami untuk pulang ke Bandung pagi-pagi setelah sahur, saya bilang ingin melakukan 'spa' di Bandung di tempat langganan saya. Seperti biasanya kalau untuk kenyamanan isterinya, suami tercinta pasti mengatakan 'iya'.

So, malam harinya saya pun siap-siap, mempersiapkan segalanya untuk pulang ke Bandung pagi-pagi.

Tapi, tadi pagi suami tiba-tiba bilang "My love I am sorry, I feel lazy to drive this morning, 
I don't know why!", dia bilang tiba-tiba malas nyetir dan tidak tahu kenapa.

Selama pernikahan dia tidak pernah bilang 'malas nyetir' untuk saya, apalagi dia tahu saya sudah
siap-siap. Bayangkan saya sudah gaya-gaya, pakai sepatu, ambil tas, dll. Tiba-tiba dia malas pergi.

Saya punya 2 pilihan, mau ngomel atau nurut saja? Akhirnya saya pilih nurut saja. Saya bilang "That's okay honey, we'll do it some other time".

Tahukah teman, 2 jam kemudian apa yang terjadi? Ada seorang office boy yang sedang bersih-bersih kaca  dari lantai 40-an, JATUH dan berhenti tepat di depan kaca jendela apartment saya. Dia menggelantung
memegang tali pakai tangan kanannya dan mengetuk jendela pakai tangan kirinya.

Saya dan suami kagetnya setengah mati, melihat orang menggelantung dengan satu tangan persis di depan  kamar kami. Duk..duk...duk...duk... keras sekali dia mengetuk saking ketakutannya. Dengan ketakutan  dia bilang "Tolong buka, saya mau jatuh". 

Suami saya langsung nelpon ka front office, karena jendela pintu dikunci dan kita tidak diberi kuncinya. Kaca cukup tebal untuk dipecahkan. Petugas Oakwood berlarian ke kamar kami.
Perlu 7 orang untuk menarik office boy itu ke dalam ruangan kamar kami.

Subhanallah, Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Maha pembuat skenario untuk keselamatan seseorang.

Bayangkan, jika saya memilih untuk ngomel, mungkin suami akan pergi juga ke Bandung bersama saya. Tapi saya memilih mendengar dan diam.

Dan kini saya paham, Allah memberi 'kemalasan' pada suami agar bisa menyelamatkan sebuah nyawa
hari ini.

Jika orang tua dulu selalu bilang: "Dengarkanlah suamimu, dan engkau akan masuk surga".

Nah, hari ini yang terjadi: "Dengarkanlah suami, agar ia bisa menyelamatkan office boy". :-)

Bagi saya hari ini, mendengarkan suami benar-benar membawa berkah,
bahkan terjadi keajaiban berikutnya. 

Just sharing...



Temanmu,
Anne Ahira
(Founder of www.AsianBrain.com)




http://wanitacantikdanbijak.blogspot.com/